Perokok Wanita Bisa Alami Menopause Lebih Dini 4 Tahun

Posted on

Merokok memang termasuk gaya hidup yang bisa dibilang tidak baik untuk kesehatan. Baik itu untuk laki-laki, terlebih lagi untuk perempuan. Yang mana salah satu studi terbaru mengatakan bahwa menopause bagi perokok wanita bisa mengalami lebih cepat 4 tahun dibandingkan dengan mereka yang bukan perokok wanita. Tentu saja kabar buruk ini sangatlah mengerikan, terlebih untuk para wanita yang perokok dan tentun saja hal demimkian tidaklah diharapkan oleh mayoritas dari kaum hawa sendiri.

Ditulis oleh American Society of Reproductive Medicine, kebiasaan merokok sendiri bagi wanita sangat berpengaruh terhadap siklus menstruasi. Namun sangat disayangkan sekali, kabar tersebut pun hanya sebagian wanita yang memahami dan menyadari hal yang demikian.

Dan jika semua itu juga disebabkan oleh adanya racun dari rokok seperti adanya kandungan dari sianida, nikotin, dan karbon monoksida, yang sudah jelas bisa mempengaruhi terhadap produksi dari sel telur. Dan akibat jangka panjangnya pun bisa menyebabkan produksi pada sel telur tersebut menjadi berhenti sama sekali bahkan bisa mati atau tidak berfungsi sama sekali.

Adanya resiko buruk tersebut juga dijelaskan oleh Frederick Naftolin, MD, PhD, ob-gyn dari NYU Langone’s school of medicine, yang mana dirinya mengatakan apabila sel telur tersebut sudah mati atau tidak berfungsi sama sekali dan menghambat untuk berproduksi maka ia pun tidak bisa untuk diregenerasikan dan tentu saja berakibat menopause dini bisa saja di alami oleh wanita tersebut.

Selain itu, menupause dini juga bisa saja terjadi bagi para wanita apabila ia melakukan olahraga yang berlebih. Seperti halnya yang dijelaskan kembali oleh Sherry Ross, M.D dokter obgyn dari Providence Saint John’s Health Center in Santa Monica, ia mengatakan pemicu dari olahraga berlebih juga bisa mengakibatkan adanya ketidak seimbangan pada hormon.

Oleh sebeb itu, adanya ketidak seimbangan dari hormon tersebut maka ovulasi pun menjadi tidak teratur dan otomatis masa haid pun menjadi terhambat alias tidak teratur pula. Hal seperti inilah yang dilansir laman Women’s Health, bahwa yang bisa menyebabkan menopause dinio bisa terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *